Risalah cinta

Cinta makhluk apakah itu? Tak ada yang bisa menjawabnya tapi setiap orang pasti bisa merasakannya.Lalu darimana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati. Itu sih kata sebuah lagu.Siapa yang bisa menebak datangnya cinta? Tak ada pula yang tahu. Dia bisa datang dan pergi begitu saja. Siapa yang bisa menebak dimana cinta itu berlabuh? Tak seorangpun tahu. Ingat cerita tentang Nabi Yusuf. Dia dulu menolak mati-matian cinta siti Yulaikah eh akhirnya malah duduk di pelaminan bersamanya
Ketika cinta merasuk didalam hati tak kan ada yang sanggup mencegahnya.Begitulah yang terjadi pada Firaun. Suatu ketika ia bermimpi ada seorang anak kecil yang naik harimau sambil membawa tongkat. Tongkat tersebut kemudian dipukulkan ke kepalanya. Firaun kemudian menanyakan arti mimpi tersebut kepada penasihatnya yang tak lain adalah para tukang sihir. Penasehat istana memberikan tabir mimpinya tersebut adalah akan ada seorang yang akan merebut kekuasaan dari tangan firaun. Supaya itu tidak terjadi maka setiap bayi laki-laki yang lahir harus dibunuh. Maka kemudian firaunpun membentuk pasukan khusus untuk memeriksa rumah penduduk dan membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir.Beratus ratus, ribuan bahkan jutaan bayi yang dibunuh sampai akhirnya lahirlah nabi Musa. Ibunya mendapatkan ilham supaya bayinya selamat maka harus dihanyutkan ke sungai. Suratan nasib justru membawa bayi tersebut ke istana firaun. Lalu apa yang terjadi melihat bayi yang selama ini dicari-cari ada dihadapannya? Apakah langsung dibunuhnya? Jawabannya adalah tidak. Firaun malah memelihara calon musuhnya di dalam istana.
Sebuah syair mengatakan
Ketika Sang Pemilik cinta bertitah
Maka bencipun jadi rindu
Begitulah cinta. Love is blind kata Tiffany. Maka jika pandanganmu nanar karena cinta carilah pegangan. Jangan seperti seseorang yang berkata too much love will kill you eh dia dia sendiri akhirnya meninggal karena kebanyakan bercinta (baca HIV). Coba tebak siapa hayo?
Oleh karena itu ingatlah firman tuhanmu :
Sesungguhnya cinta/kasih sayang itu dariKu dan Akulah yang mengawasinya (QS: Thoha: 39)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: