Ilmu Laduni dotcom

Dalam khasanah dunia pesantren dikenal ada tiga metode untuk mendapatkan ilmu-tentu yang dimaksud ilmu yang bermanfaat:
  1. Melalui proses mengajar.Dalam hal ini ada dua variabel yang penting, yang pertama ada guru yang mengajar atau memberi penafsiran terhadap si murid atau santri. Yang kedua ada buku atau kitab yang dipelajari. Ilmu yang dipelajari adalah ilmu yang bermanfaat sehingga metode yang digunakan  bukan hanya untuk menguasai teori tetapi juga prakteknya. Metode yang digunakan dengan cara bersubhah atau bersahabat dengan empunya ilmu.

    Oleh karena itu proses belajar mengajar dilembagakan dalam bentuk pondok pesantren yang mana interaksi guru dan murid tidak hanya di kelas saja tetapi dalam 24 jam waktu yang ada bisa digunakan untuk belajar. Murid bisa melihat dengan mata kepala sendiri secara praktek apa yang dipelajari lewat aktifitas kyai sehari hari.  

  2. Dengan mengamalkan apa yang sudah dipelajari. Hati manusia sebagai tempatnya ilmu seperti sebuah gelas yang mana bila ia terisi penuh maka bila terus dituangkan air akan meluber keluar. Oleh karena itu dalam proses belajarnya si santri dilatih untuk langsung mengamalkan apa yang diketahui. sebagaimana sebuah hadis mengatakan barang siapa yang mengamalkan apa yang dipelajari maka akan diberi satu ilmu baru yang belum diketahuinya.
  3. Dengan mengosongkan hati. Ketika hati kosong dari aktifitas dunia kemudian diiringi dengan memperbanyak amalan fardu maupun sunah maka hati akan terbuka sehingga mampu menangkap terhadap ilmu berupa pemahaman baru atau pencerahan batin. Prakteknya disebut zuhud sedangkan ilmu yang didapat disebut ilmu laduni. Ilmu ini mungkin terasa asing bagi orang awam tetapi sebenarnya banyak kita alami cuma kita tidak tahu kalau itu termasuk ilmu laduni . Dalam kesendirian ketika kita memikirkan suatu hal, berkontemplasi  dengan memusatkan segala perhatiaan kemudian menangkap kesadaran tentang makna kehidupan baru yang lebih baik termasuk dalam ilmu ini. Cuma untuk mendapatkan pencerahan batin yang benar tentu tidak lepas dari nilai syariat yang dipelajari lewat proses belajar dengan seorang guru.
Begitu juga blog ini aku buat sebenarnya untuk review pengetahuan yang pernah dipelajari, ruang kontemplasi dalam memaknai kehidupan, sharing pengalaman hidup dan juga harapan tentang kehidupan mendatang yang lebih baik. Semoga ini ada gunanya.

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: