Membaca takdir

 Takdir adalah ketetapan dari tuhan yang dipilihkan untuk hambanya.Jika ditanya bisakah takdir diubah? Beberapa pendapat mengatakan bisa diubah sedangkan pendapat yang lain tidak.Ada dua jawaban untuk menyikapi hal ini.
Pertama orang yang ingin mengubah takdirnya karena ia merasa takdirnya buruk sehingga ia ingin yang lebih baik. Tetapi kalau ia merasa bahwa bahwa Alloh maha mengetahui, Dia pasti tahu apa yang terbaik untuk hambanya, seburuk apapun yang terjadi ia akan husnudzon kepada alloh dan kalau sudah begitu tentu tidak ada yang perlu diubah. Kedua semua yang terjadi tinggal bagaimana kita menyikapinya. Sebagaimana ucapan rosullullah bahwa semua yang terjadi dalam kehidupan seorang muslim adalah baik. Jika ia miskin sesungguhnya supaya ia sabar sedang ketika ia kaya supaya ia bersyukur. Yang menjadi permasalahannya adalah karena ketetapan tuhan adalah sesuatu yang baru diketahui ketika itu  terjadi bagaimana kita menyikapinya? Contohnya kita sering berpikir apakah suatu pekerjaan itu cocok atau tidak dengan kita? Apakah teman wanita kita itu memang jodoh kita? dan banyak pertanyaan lain yang kurang lebih relevan dengan pertanyaan tersebut? Berikut ini beberapa panduan untuk menjawab pertanyaan diatas:
  1. Pilihan yang harus kita pilih adalah sesuatu dari pilihan yang dihadirkan untuk kita bukan sesuatu yang kita angankan.Ada seorang teman yang telah diterima kerja di suatu tempat. Di sana ia menemukan bahwa semua pegawai adalah tenaga kontrak, tidak akan ada pengangkatan pegawai tetap. Akhirnya ia memutuskan mengundurkan diri. Beberapa bulan setelah itu ia diterima kerja di tempat lain. Disana ia menemukan hal lain yang membuatnya tidak cocok. Akhirnya kembali ia mengundurkan diri. Terakhir ketika aku main ke rumahnya kebetulan ia tidak ada, istrinya menjawab ia belum bekerja karena belum ada yang cocok. Menurutku bukankah lebih baik kita menekuni apa yang ada daripada mencari sesuatu yang kita angankan tetapi belum tentu ada.
  2. Apa yang ditetapkan untuk kita biasanya sesuatu itu dimudahkan untuk kita. Mungkin kita pernah mengalami sesuatu yang terjadi seringkali berlawanan dengan apa yang kita yakini. Misalnya pengalaman seorang temanku yang lain. Dia merasa minat dan bakatnya ada di bidang keuangan. Tetapi selama ini bidang yang diminati tidak ada satupun panggilan interview ketika ia melamar pekerjaan. Justru bidang sales dan marketinglah yang sering memanggilnya untuk wawancara. Berarti di situlah sebenarnya tuhan mengarahkannnya untuk menekuni bidang sales dan marketing.
  3. Ketetapan tuhan selain itu dimudahkan juga kita bisa menggapainya tanpa ketinggalan suatu kewajiban dalam agama.Walaupun itu mudah kita juga harus melihat apakah kita bisa melakukannya seiring dengan kewajiban agama seperti misalnya apakah jam kerjanya membatasi tidak untuk kita bisa menjaga sholat?Apakah tanggungjawab pekerjaan kita mendukung untuk melakukannya pekerjaan secara jujur? Jika jawaban dari pertanyaan di atas iya berarti memang bidang itu adalah sesuatu yang harus kita tekuni. Jika tidak berarti kita harus mencari pekerjaan di tempat kerja lain walaupun bidang kerjanya sama tetapi lebih mendukung kita untuk bekerja sesuai dengan tuntunan agama.Ini sebenarnya konsep mujahadah walaupun lebih berat kita harus bersangka baik bahwa alloh pasti kan membantu kita. Dan jika alloh yang membantu tentu tidak ada perkara yang sulit.Wallahu alam.

One response to “Membaca takdir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: