Sejarah islam: Sang Nabi

Berbicara mengenai sejarah islam tentu harus dimulai dari kehidupan nabi Muhammad sebagai pembawa risalah awal. Sebagai khataman nabiyyin atau nabi penutup sebenarnya apa yang dibawanya tidak jauh berbeda dengan nabi-nabi sebelumnya.Para nabi selalu mengajarkan tentang hakekat ketuhanan dan hakekat kemanusiaan
.Hakekat ketuhanan adalah hak tuhan untuk disembah, karena Ia telah menciptakan semua yang ada untuk kehidupan manusia. Maka sudah sepantasnya manusia bersyukur dengan cara menyembahnya.Jika manusia melakukannya sesungguhnya ia telah memulyakan dirinya karena bagi tuhan ada atau tidaknya manusia yang menyembahnya tidak akan mengurangi kebesaranNya. Sedangkan hakekat kemanusiaan mengajarkan bahwa manusia telah dipilih untuk menjadi khalifah di bumi ini. Oleh karena itu manusia harus bersikap adil dalam memenuhi kewajibannya terhadap dirinya dan keluarganya, masyarakat dan alam. Ketika seorang sahabat demi menjaga sholatnya malamnya sampai mengikatkan diri, nabi menganjurkan untuk tidur dulu karena tubuh manusia juga punya hak untuk istirahat.Nabi juga mendorong untuk menghasilkan karya yang berguna bagi masyarakat sebagaimana sebuah hadis sebaik-baiknya kamu adalah yang paling beriman dan bermanfaat untuk masyarakat.Perbedaan apa yang dibawa oleh nabi Muhammad dengan nabi yang lain adalah karena masalah yang dialami oleh umatnya adalah kumpulan dari masalah yang dialami umat-mat sebelumnya. Contohnya umatnya nabi terdahulu yang menghadapi fitnah ilmu dan teknologi karena mereka sampai mampu memahat gunung sebagai rumah, mempunyai pertanian yang maju bahkan mampu membuat besi menjadi emas sekarang pun banyak umatnya nabi yang gara-gara ilmu pengetahuan malah menjauhkan diri dari kebenaran. Kalau umatnya nabi Luth disiksa karena homosex umatnya nabi pun banyak yang terkena fitnah ini sehingga menjadi lesbian atau gay. Oleh karena risalah nabi Muhammad adalah penyempurna dari apa yang dibawa nabi sebelumnya untuk menghadapi kompleksitas masalah yang terjadi pada umatnya.Maka sudah sepantasnya kita selau membacakan shalawat kepada beliau sebagai tanda cinta kita sebagai ucapan terimakasih kita karena telah mengajarkan jalan keselamatan dalam mengarungi kehidupan kita di dunia yang penuh dengan fitnah dan cobaan. Allohhumma shali ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. Wallahu allam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: