Sudahkah Kita Menjadi Orang yang Sukses dan Berbahagia?

Ketika dua orang kawan lama bertemu, biasanya kita akan mendengar ucapan seperti ini: Kamu tahu gak teman kita si A, dia sekarang sudah sukses karena jadi anggota Dewan. Atau si B yang sekarang sukses berbisnis.

Pertanyaan 1: Apakah mereka benar-benar telah sukses?

Jawab: Benar, pangkat dan harta adalah salah satu ukuran kesuksesan.
Pertanyaan 2; Apakah mereka benar-benar berbahagia?
Jawab: Itu pertanyaan sulit. Biar dapat gambaran, akan saya petakan dulu masalahnya.Secara materi memang kita harus meningkat karena kebutuhan hidup kita yang meningkat. Dulu ketika kita membujang kebutuhan kita belum seberapa, tetapi sekarang dengan anak dan istri disamping kita tentu membutuhkan biaya hidup yang besar juga. Di sisi lain kita semakin lama juga semakin tua semakin dekat ke kubur artinya secara amal dan rohani kita juga harusnya semakin meningkat. Yang terjadi selama ini karena sibuk mengejar kebutuhan hidup di dunia terkadang kita melupakan persiapan kita untuk menghadap Sang Maha Kuasa.
Saya seperti diingatkan sebuah doa yang diajarkan rosullullah yang “wajib” dibaca ketika di akhir doa kita yaitu Rabbana atinna fiddunnya hasanah wal akhirati hasanah aqinna adzabannar. Maksudnya supaya kita selalu memohon kepada Yang Maha Kuasa supaya hidup kita semakin lama dapat semakin meningkat secara materi dan spiritual.
Dan menjadi orang yang sukses dan berbahagia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: