Ekspektasi tentang Sex

Seorang rekan kerja wanitaku habis menikah. Selepas cuti menikah, ketika kembali masuk kerja kami rekan rekan kerjanya suka menggoda dia.
Gimana rasanya? enak kan menikah ?
Dia hanya tersenyum malu, ah biasa saja, katanya.

Ah masak biasa gak keliru tuh? Biasa rekan-rekan tak berhenti menggodanya.

Tapi bagi orang yang sudah menikah dia benar juga. Sesuatu yang berlebihan jatuhnya malah kebalikannya. Kalau kita suka dengan durian, suatu saat kebanyakan makan durian jatuhnya kita malah akan sakit perut.
Kenikmatan dalam hidup terletak pada suatu yang wajar. Tidak berlebihan.
Begitu juga dengan sex. Kenikmatannya pada kontinuitasnya.
Saya termasuk orang yang tidak punya ekspektasi yang macam-macam sih tentang sex . Sederhana saja ekspektasi saya .Gak tahu orang lain sih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: