Usaha dan Doa

Saya mau share cerita menarik yang saya dapatkan dari blogger sebelah tentang 2 orang yang berdebat mana yang lebih utama antara berdoa dan berusaha untuk mendapatkan nafkah untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Si A berpendapat bahwa rezeki akan datang sendiri, oleh karena itu tugas kita adalah berdoa dan beramal. Sedangkan si B berpendapat bahwa bahwa rejeki harus dicari dan dikejar. Karena saling bersikukuh 2 orang sahabat tersebut ingin membuktikan mana yang benar dari pendapat tersebut. Si A segera menggelar sajadahnya untuk berdzikir dan berdoa. Sedangkan si B segera keluar rumah untuk mencari rejekinya.Si B pergi ke pasar dengan membawa barang dagangannya. Setelah lama menunggu tidak seorangpun yang membeli dagangannya. Si B tidak putus asa. Ia selalu berharap dan optimis terhadap apa yang dilakukannya. Maka ia tetap menggelar barang dagangannya. Akhirnya waktupun beranjak sore. Ketika hendak pulang akhirnya ada juga orang yang membeli dagangannya. Walaupun cuma satu orang ternyata hari itu si B cukup memperoleh laba dari apa yang dijualnya. Maka tersenyumlah si B dan menganggap bahwa pendapatnyalah yang benar. Ketika pulang karena lapar, ia akhirnya membeli nasi untuk dimakan dari hasil laba hari ini. Si B akhirnya pulang ke masjid untuk menjumpai si A. Gimana sudah dapat rejekimu belum hari ini? si A tersenyum getir belum, katanya. Maka si B pun tersenyum benarkan pendapatku bahwa rejeki itu harus dicari. Sudahlah kalau begitu, mari kita makan. Kebetulan hari ini aku punya cukup uang untuk membeli makan hari ini. Maka keduanya pun makan bersama. Selepas makan si A berkata alhamdulillah tuhan tidak akan membiarkan hambanya kelaparan. Walaupun aku cuma berdzikir dan berdoa sepanjang hari akhirnya aku dapat juga rejekiku hari ini. Sahabatnya si A juga tersenyum. Ah benar juga katamu.Dari cerita diatas sebenarnya usaha itu memang bermacam ragam bentuknya. Bekerja , dzikir, doa adalah bentuk dari ikhtiar kita. ole karena itu sesibuk apapun kita dalam berusaha mencari rejeki , semoga kita selalu bisa menjaga kewajiban ibadah kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: