Mengejar Cita-Cita

Kalau ditanya apa cita-citamu? Maka aku seperti flashback ke belakang, ketika kecil dulu.

Tentu saja cita-cita waktu kecil berubah-ubah. Namanya juga anak kecil. Awalnya aku ingin jadi dokter. Ketika dewasa aku ingin jadi teknisi. Tapi sebenarnya benang merahnya tetap ada. Maksudnya aku ingin mempunyai karier tapi tetap mempunyai kebebasan dalam mengatur waktu, sistem kerja yang sesuai dengan keyakinanku. Aku pernah 2 kali pindah kerja. Sebenarnya bukan mauku untuk pindah pekerjaan. Pertama karena perusahanku bangkrut. Yang kedua karena sistemnya tidak cocok dengan keyakinanku. Inilah susahnya kalau ikut orang. Mau tidak mau kita harus mau mengikuti sistem yang ada. Tapi kalau harus melawan hati nuraniku dalam jangka panjang ternyata aku juga tidak sanggup. Oleh karena itu sekarang aku lagi (belajar) merintis usaha sendiri walaupun masih juga tetap bekerja ditempat orang. Aku bukan tipe orang yang suka memaksakan diri. Setiap orang pasti punya jalan hidup. Orang akan dimudahkan dalam perkara untuk apa dia diciptakan (al hadis?)

Begitu juga hidupku nanti. Akan kemanakah jalan hidupku nanti?. Menjadi entrepreneur, tetap menjadi pegawai . Atau Intrapreneur (bekerja sambil punya usaha sendiri) ?

Mengalir sajalah!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: